Senin, 24 Maret 2014

[My Eleven Review] Lisa Kleypas - Someone To Watch Over Me (Bow Street Series #1)

Edit Posted by with No comments
Grant Morgan is one of London's most eligible and unattainable bachelors. He's also a powerful member of the Bow Street Runners, and when he's called to the waterfront late one night to investigate a drowning victim, Grant is stunned to recognize the face of Vivien Rose Duvall, a well-known woman of the night. He's even more startled when he realizes that she's alive. With no one to care for her, Grant carries Vivien to his home and revives her, only to learn that she is suffering from amnesia.

Vivien hesitantly accepts her handsome rescuer's claim that she is his mistress, despite her misgivings about her true identity. Nevertheless, she can't deny the marks on her throat that prove her near-drowning in the Thames was not an accident, and now she must trust the man who claims her as his paramour, for her life is in danger. As Grant searches for Vivien's attacker, the two find themselves falling in love, all the while struggling to stay one step ahead of the evil forces that will stop at nothing to see Vivien dead


Sebenarnya saya sudah cukup lama selesai membaca buku ini. Tapi ini re-read lagi setelah saya sudah memiliki buku ini sendiri. Dan seperti biasanya, tulisan Lisa Kleypas sangatlah menakjubkan. 
Saya sangat menyukai karakter Victoria yang polos dan lugu saat lupa ingatan. Begitu pula dengan Grant Morgan, seorang lelaki impian saya :D
Yang membuat saya agak sedikit jengkel sebenarnya adalah ketika Grant yang dikatakanlah sebagai orang yang kritis, tapi kesulitan mencari pembunuh yang sebenarnya padahal jika ia membuka matanya lebar-lebar dan kemungkinan-kemungkinan yang ada, Grant bisa dengan mudah menangkap pelakunya. Mungkin karena perhatiannya tersita dengan wanita cantik barang kali?
Lalu yang kedua saya juga sebal dengan sikap Victoria yang tarik ulur Morgan. Seandainya saja saya ada disana, saya ambil saja deh si Morgan itu. :P Padahal udah jelas-jelas si Morgan cinta sama Victoria, lalu kenapa dia masih ragu? 
Tapi mungkin itu semua untuk membuat bukunya lebih menarik :v kekeke. But after all, i love this book :D hihihi. Saya kasih 4/5 Bintaang :* Rencana mau re-read yang Lady Sophia's Lover . 
Sir Cannooon, i'm comiiing :*


Kamis, 13 Maret 2014

[My Ten Review] Gena Showalter - The Darkest Night (Lord of Underworld Series #1)

Edit Posted by with No comments

His powers - Inhuman...

His passion - Beyond immortal...
 


All her life, Ashlyn Darrow has been tormented by voices from the past. To end the nightmare, she has come to Budapest seeking help from men rumored to have supernatural abilities, not knowing she'll be swept into the arms of Maddox, their most dangerous member -- a man trapped in a hell of his own.

Neither can resist the instant hunger than calms their torments... and ignites an irresistible passion. But every heated touch and burning kiss will edge them closer to destruction -- and a soul-shattering test of love...
Though they carry an eternal curse, the Lords of the Underworld are irresistibly seductive -- and unimaginably powerful...

Pertama kali saya baca buku ini gegara liat covernya yang syuuupppeeer yummy XD hahaha. Bisa dibilang saya penggemar para lelaki yang berotot. 
Buku ini direkomen sama salah satu langganan olshop saya tempat beli buku. Katanya seri Gena yang ini bagus. Bisa dibilang ini pertama kalinya saya baca paranormal romance seperti Gena Showalter ini. Dan... uhuuukk.. beneeraan engga nyesal sama sekali beli ini buku. Saya jadi terpancing buat ngoleksi seri LOTU ini.
Pertama baca saya tidak mengerti alurnya, karena ternyata memang ada Pre-Sequelnya yang saya tidak baca -_-
Jadi ceritanya , buku ini tentang Para Dewa Penguasa yang lebih disebut sebagai Iblis. Pada awalnya dia hanyalah seorang ksatria penjaga dewa-dewi (Kaya serinya Percy Jackson tapi yang ini bikin orang kipas-kipas.) yang kemudian karena kesalahan dia dan teman-temannya melepaskan para iblis ke dunia dari kotak pandora. Mereka juga membunuh Pandora, penjaga kotak tersebut. Geli juga baca ini. Mereka membunuh Pandora karena iri. Pandora yang ternyata seorang wanita (OMG !) terpilih untuk menjaga kotak Pandora yang berisikan iblis-iblis mematikan (Yang mengingatkan saya pada Seventh Sin in The World) Akhirnya Dewa- Dewi murka karena hal tersebut. Mereka memasukan para iblis ke dalam tubuh ksatria-ksatria itu dan membuang mereka ke bumi. 
Nah tokoh disini bernama Maddox.Dari namanya aja kita bisa menebak dia dirasuki oleh iblis Kekerasan. Si Maddox ini sama sekali tidak bisa hidup tanpa kekerasan. Iblisnya selalu menyukai perkelahian. Tapi suatu hari, disaat teman-teman mereka pergi dari benteng mereka (Yang terletak ditengah hutan diatas gunung) Beberapa penyusup masuk ke area Para ksatria itu. Dan kebetulan saja yang berada di sana hanyalah Maddox dan temannya Torin (Iblis Wabah). Torin yang karena memang tidak boleh keluar karena takut menularkan wabah, menyuruh Maddox untuk melihat siapa tamu mereka. Maddox pada awalnya tidak ingin. Karena ia tahu, ia bisa kehilangan kendalinya. Tetapi karena saat itu terdesak akhirnya Maddox pergi mencari tahu. Disanalah ia bertemu Ashlyn Darrow. Seorang gadis dengan kemampuan mendengar percakapan baik itu yang sudah beratus tahun lalu maupun lima menit lalu. Pertama bertemu mereka sudah memiliki chemistry yang *uhuuk* bikin saya iri.
Buku ini bikin saya melayang dan terharu. Apalagi ketika Ashlyn mengorbankan diri untuk mematahkan kutukan Maddox yang menyiksa, dan itu dihadapan Maddox sendiri. Mati di depan orang yang dicintai itu engga mudah lho. Apalagi ketika Maddox menangis gegara melihat Ashlyn yang mati dihadapannya dia tanpa mampu berbuat apapun karena tangannya dirantai oleh rantai para dewa.
Buat saya buku ini berhak mendapat 4,5/5. :)
Engga akan kecewa buat yang menyukai romantisme dewasa seperti ini.

Kamis, 09 Januari 2014

[My Nine Review] Whitney, My Love by Judith Mcnaught (Westmoreland Series #2)

Edit Posted by with No comments


Fresh from her triumphs in Paris society, Whitney Stone returns to England determined to win the heart of her childhood love. However, in order to save himself from ruin, her father has come to an arrangement with the arrogant Duke of Claymore, and Whitney is the price.

Alloha guys~ Dan meskipun sedikit terlambat, Happy New Year 2014 J Huah, sudah lama gue kagak ngereview novel. Dan sorry untuk hal itu. Karena tahun terakhir kuliah jadi sibuk banget J Disela-sela waktu gue, gue selalu sempatin buat yang namanya baca novel. Dan novel yang berkesan banget itu ya novel yang mau gue review ini. Whitney, My Lovenya Judith Mcnaught (yang mana foto ini gue ambil di google, gara-gara kamera hp aye lagi rusak -_-). Sumpritt, susah banget namanya -_- Sebenarnya ngeliat novel ini bikin gue males bacanya. Tebel banget broo ! Dan bikin gue butuh waktu 2 hari untuk melahapnya. Padahal biasanya rekor gue baca novel selama 4 jam doang -_-
Whitney, My Love ini satu-satunya novel yang ngebuat gue merasakan perasaan yang aneh. Seperti es campur. Ada rasa jengkel, Marah, Sedih, Kecewa, dan Senang ! J Tanya kenapa?
Alasannya adalah :
1.       Tokoh utama wanita yang namanya memang Whitney terlalu terbutakan oleh cinta monyet butanya sama tokoh yang namanya Paul, sampai rela melakukan apa saja. Upps~ disini Paul bukan tokoh utama yaa. Paul ini orang yang udah lama (sejak usia 15th) yang Whitney suka.
2.       Si Whitney yang dengan keras kepala menolak bahwa dia terpesona sama tokoh utama pria yang bernama Claymore/Clayton (Jujur, gue lebih suka nama Clayton daripada Claymore, karena ngingetin gue sama merk tanah liat)
3.       Tokoh utama Clayton yang sifatnya menyebalkan dan selalu mengambil keputusan sendiri. Bikin gue muak kalau jadi si Whitney. Masalahnya gini lho, si Whitney berulang kali disakiti sama Clayton, bahkan setelah menikah. Meskipun Whitney sekali menyakiti si Clayton. But still, I mad with that Clay Man !
4.       And I very pleased when in the end story’s happy ending
Masih banyak sih alasan lainnya. Tapi yang paling bikin perasaan gue campur aduk ya karena 4 alasan itu. Greget banget gue bacanya. Selama gue baca ini, gue ambil beberapa kelebih dan kekurangan ni buku. Untuk kelebihannya, gue suka banget cara Judith memainkan perasaan para pembaca, meski sedikit berbelit-belit namun sukses membuat pembaca nangis, marah, kesel, jengkel membaca kelakuan para tokoh utama. Untuk kekurangan, yang paling gue kurang suka adalah tokoh-tokoh yang dari awal seharusnya penting malah jadi tidak penting di akhir bikin gue bertanya-tanya apa yang terjadi dengan tokoh ini kenapa dari awal si Judith berkesan memberikan tokoh tersebut penting bagi Whitney, but in the end nothing. Agak kesel sih sebenernya gara-gara hal tersebut. Tapi overall gue suka banget sama ini buku. Dan gue kasih 5 bintang buat nih buku J

Kamis, 31 Oktober 2013

[My Eight Review]To Catch an Heiress by Julia Quinn (Agents for The Crown Series)

Edit Posted by with No comments


What's an heiress to do?

When fetching Caroline Trent is kidnapped by Blake Ravenscroft, she doesn't struggle to elude this dangerously handsome agent of the crown. After all, she's been spending most of her days running from the unwanted marriage proposals of her guardian's nitwit son. Yes, Blake believes she's a notorious spy named Carlotta de Leon, but, for six weeks until her twenty-first birthday, when she'll gain control of her fortune, hiding out in the titillating company of a dark, mysterious captor is convenient—and romantic.

Who's a spy to love?

Blake Ravenscroft's mission is to bring "Carlotta" to justice, not to fall in love. His heart has been hardened by years of intrigue and the loss of his beloved fiancĂ©e. But this little temptress proves oddly disarming and thoroughly kissable, and suddenly, the unthinkable becomes possible—that this mismatched couple might be destined for love.

 Buku Julia Quinn ini sebenarnya gue beli engga sengaja :3 Hihihi. Jadi lagi ada promo beli buku Dastan dengan harga 10rb. Eh gue sebenarnya selalu memandang buku hisrom ituu dengan sebelah mata. Dan karena muurah akhirnya gue beli aja deh tuh buku.
Dan.. endingnya gue jatuh cinta sama JULIA QUINN !! Ups, maksudnya sama tulisannya ya :D
Kalo engga salah tokoh utama di buku TCH ini Blake Ravencroft dan Carolint Trent.
Blake ini agen pemerintah yang selalu melakukan tugas berbahaya. Sedangkan Caroline Trent adalah gadis yatim piatu yang ingin melepaskan diri dari pamannya yang matre.
Takdir (Ciee.. ngomongin takdir) mempertemukan mereka dengan cara yang menurut gue aneh. Soalnya ceritanya disini si Caroline niat kabur dari rumah pamannya sedangkan si Blake lagi ngintai rumah pamannya si Caroline gara-gara pamannya terlibat sebuah kasus gitu.
Ketika si Caroline ini kabur, Blake berpikir bahwa gadis itu adalah orang yang ia curigai. Kemudian dengan gampangnya Blake malah nerjang sampai akhirnya mereka guling-gulingan berdua -_- beneran deh. Pas baca part itu gue sampe mikir kejadiannya film amet. Tapi tetep aja gue terpukau sama tuh adegan. huhuy :3
Nah cerita lanjutannya baca sendiri ya guys.
Gue disini cuma mau ngasih opini aja. Kalau buku JQ yang ini beneran  jempol deh. Daan gue bahkan engga bisa menemukan kekurangan dari buku JQ ini. Kenapa? Karena buku ini sanggup membuat gue senyam-senyum, ketawa, dan nangis ketika proses membacanya.
Kalimat-kalimat penggambaran adegan per adegan dan deskripsi tokohnya bener-bener detail membuat gue bisa membayangkan seperti apa Blake dan Caroline itu.
Untuk para pecinta hisrom, novel ini boleh dimasukin keranjang bacaan :3 hihihi.
Rate for this 4/5 uyy :)

Sabtu, 26 Oktober 2013

[My Seven Review] Namida Usagi by Minase Ai

Edit Posted by with No comments

When Momoka, a very shy girl who loves rabbits, is forced to change her seats, she finds herself at sitting at the back of the class, next to a boy she has never spoken to before, Narumi. Everyone thinks that he is strange and all of the girls are afraid of him. Why? There is a rumor that he is cursed and that the girls sitting next to him will never find love. Momoka believes in the rumor and fears him, but she gradually discovers the true Narumi and eventually new feelings are taking a hold on her. Is it friendship or... love?

Ada yang tahu komik ini? Yap ! Ini salah satu karya Minase Ai yang judulnya NAMIDA USAGI. Dan kali ini gue bakalan melibas habis isi komik ini dari v1 sampai v10 (The End). Alasannya? Apakah itu harus ditanyakan? Oke, ini karena gue JATUH CINTA sama karya Minase Ai yang satu ini.
Perjuangan gue buat dapet ini komik sebenarnya patut diacungin jempol juga lho. Kenapa? Karena gue berusaha mencari komik bekas yang dijual dengan harga semurah-murahnya. Tapi harganya yang sepaket melebihi angka 100 ribu ngebuat gue mundur dan menanti hingga ada orang yang menawarkannya dibawah 100 ribu. Hihihi. Bukan gue pelit Cuma karena alasan kantong mahasiswa.
Cerita di komik ini mungkin banyak orang yang tidak bisa berimajinasi pasti menganggap itu hal yang bodoh dan memuakkan. It’s okay. I’m a girl and I love romantic story so I don’t care what about your opinion, it’s my opini :3
Di komik Namida Usagi ini gue suka banget sama tokoh utama ceweknya yang namanya Usami Momoka (cewek pecinta kelinci). Dia gadis yang polos, ceria dan hangat. Hanya satu hal yang kurang gue suka. Yaitu CENGENG ! Kelewat cengeng menurut gue. Tapi yang gue salut dari Usami adalah dia yang jatuh cinta pada sosok pemuda yang bernama TAKAHIRO NARUMI (tokoh utama cowok yang paling gue suka) dan Narumi itu adalah cinta pertama Usami. Hanya saja perjuangan Usami untuk mendapatkan Narumi itu sulit. Maklum si Narumi disitu ceritanya udah punya “ehem” tapi masih aja nge-PHP’in si Usami. Meskipun gue tahu, kalau Narumi engga mengerti bahwa dia sebenarnya cinta sama si Usami. Bukan sama ehemnya. Komik ini agak belibetnya. Karena secara tidak langsung melibatkan banyak perasaan.
Yang gue sayangkan dari komik ini adalah kurangnya di eksplore cerita dan perasaan para sahabat Narumi dan Usami. Terutama si Amano yang ternyata diam-diam menyimpan rasa sama Usami padahal dia sahabat sejak kecil Narumi dan selalu mendukung Narumi. Begitu pula dengan sahabat Usami yang namanya Noda. Sayang banget kalau dia perannya hanya sedikit. Malah hampir jarang. Kebanyakan yang dieksplore adalah Kairi, salah satu sahabat Usami juga. Sama hubungannya dengan Akutsu yang notabene adalah sahabat Narumi dan Amano. Tapi tetep aja gue kurang puas dengan komik ini. Soalnya gue lebih suka kalau emang mau focus kebanyak orang, lebih baik orang tersebut mendapat keseimbangan yang sama.
Meskipun kurang puas tapi ini salah satu komik fave gue dan engga akan bosan buat ngebacanya. Yang suka baca komik, komik ini recommended lhoo J soalnya gue kasih bintang 4/5 bintang. Keren banget deh ni komik. Dijamin bakal senyam-senyum sendiri kaya orang gila pas bacanya dan iri setengah mampus sama Usami direbutin banyak orang ! 


Selasa, 15 Oktober 2013

[My Six Review] Forever Mine by Cherry Zhang

Edit Posted by with No comments


Jika bahagia adalah tanpa keberadaanku,

maka aku rela melangkah menjauh…



Sebelum berangkat ke Sydney, Livvy sudah berjanji ia tidak akan membiarkan dirinya terlibat dalam hubungan asmara. Tujuannya hanya satu: mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya demi membantu biaya pengobatan ibunya. Namun, saat ia lengah, seorang pria dengan sepasang mata emas, telah menyihirnya ke dalam cinta.



Xander Clayton, pria kaya asal Amerika itu, mendekati Livvy dengan memendam prasangka. Namun, kewaspadaannya hancur saat ia menemukan sosok yang lembut dan manis. Livvy tidak seperti pemburu harta, dan Xander yakin Livvy sepolos yang ditunjukkannya.Sampai akhirnya ia menyadar bahwa selama ini gadis itu telah berbohong.


Awalnya gue ngebaca sinopsis di atas langsung deh bilang gue harus punya ni novel ! Dan pada akhirnya gue membelinya melalui online dan sama sekali tidak kecewa dengan novel kak Cherry Zhang yang kebetulan karyanya baru gue baca ini ! 
Awalnya gue engga 'ngeh' kalau ternyata ini romance dewasa. Sedikit terkejut dengan adegan panas yang terdapat di pertengahan novel ini. Tapi gue malah seneng. Hihihihi.
Untuk kak Cherry Zang yang karyanya baru gue baca, beneran hebar bikin novel :) Karakter tokoh yang dia buat itu beneran kuat deh. 
Hanya ada beberapa hal yang kurang gue suka di sini.
Yang pertama, si Livvy yang selalu mau aja di belikan ini itu sama Xander. Dia kurang tegas sama Xander. Jadi hal tersebut nantinya membuat Xander salah paham deh. Yah, seperti biasalah. Gimana sih presepsi cowok-cowok kaya yang sarkatis? Pastinya tuh cowok-cowok bakalan ngira ceweknya bisa dibeli pake duit. 
Selain itu, gue juga kurang suka ni sama Xander. Karena Xander ini bikin gue gregetan sampai pengen nimpuk dia pake ni novel -_- Kalau dia cinta kenapa harus gengsi buat mengejar si cewek? Yang ada malah bikin si Livvy makin sedih. Haduuhh, sebel deh sama si Xander.
Kekurangannya buat gue sih cuma itu. Meskipun sebenarnya itu suka-suka kak Cherry Zang yaa. :P
Kelebihan novel ini selain karakternya yang kuat, gue suka sama bahasa dan penuturannya yang membuat gue langsung bisa berimajinasi dan memasuki dunia gue sendiri. Meskipun ada beberapa adegan yang diringkas dan menurut gue jauh lebih baik di jabarkan (tapi untungnya kalau dijabarin, novelnya makin tebel, berarti harganya makin naik -_- , engga deh. Makasih). Dan yang paling utama endingnya Happy. Soalnya paling males sama yang Sad Ending. Bikin makan ati kalau sad end. Bisa-bisa tuh buku jadi pengganti lauk pauk gue kalau endingnya engga happy :D
Jadi, Forever Mine ini gue kasih rate 3/5 bintang deh.  Lumayan romancenya meski agak mbelitt. Hahayy :D